Minggu, 27 Juni 2010

HDR atau High Dynamic Range dalam Photografi


Teknologi digital tidak lepas dari teknologi editing software. Salah satunya adalah HDR atau High Dynamic Range. Manfaat dari HDR digunakan untuk memperkaya sebuah gambar dari bidikan digital camera. Tetapi bisa juga digunakan untuk memperbaiki gambar yang kurang pencahayaan sampai memberikan tampilan gambar berbeda dibandingkan gambar asli.
Sebagai contoh, mengambil suasana gedung kantor sampai pemandangan alam. Terkadang banyak detail gambar yang ada didalam tidak mewakili dari apa yang dilihat pada mata atau kurangnya warna pada gambar sehingga terlihat kurang menarik. Menurunnya kualias warna gedung, jalan dan bentuk pemandangan lama yang diambil terkadang lebih kusam karena sejalan dengan waktu merubah warna gedung seperti jendela telihat kurang bersinar, atau kesalahan ketika mengambil gambar pada setting untuk digital camera dapat saja terjadi. Hasilnya tentu akan mengurangi kualitas gambar itu sendir dan gambar yang dihasilkan menjadi terlihat biasa saja.
Kondisi lain, ketika sebuah digital camera mengambil gambar. Terkadang penguna kurang memiliki pengalaman. Gambar bisa menjadi gelap atau menjadi terang. Dengan satu shot, hanya menghasilkan gambar sesuai setting dari digital camera saja. Sementara banyak cara untuk memperkaya tampilan gambar seperti sistem HDR atau High Dynamic Range agar gambar tampil lebih baik.
HDR dikembangkan sejak 20 tahn lalu, dengan melompati batasan dari perangkat elektronik yang ada. Cara HDR sebenarnya dibuat dari beberapa gambar yang diambil dengan bidang yang sama. Cara pengambilan gambar dibagi menjadi beberapa setting exposure antara gambar lebih gelap gelap, normal dan lebih terang. Nantinya sistem HDR akan mengabungkan ketiga gambar menjadi satu. Dan menghasilkan gambar tetap terang tanpa meninggalkan sisi gelap dari sebuah pemandangan yang diambil.
Untuk membuat gambar HDR secara maksimal dapat diambil dengan 3 shot gambardengan setting exposure plus, normal dan minus. Berapa ukuran dari nilai exposure, tentu tergantung dari si pemiliknya.
Hasilnya, gambar yang digabungkan akan mendapatkan semua suasana dari apa yang tidak terlihat termasuk dari mana si pengambil gambar.
Kedepan, sistem HDR akan menjadi bagian dari sebuah digital camera. Kemungkinan di tahun 2009, akan muncul digital camera baru dengan fitur HDR. Sehingga photographer tidak perlu mengambil 3 shot gambar dalam kurun waktu berbeda. Dan teknologi digital camera terbaru mampu mengambil 3 gambar dengan exposure berbeda dengan sekali shot saja.

Bagaimana cara membuat gambar HDR ?
________________________________________
Dynamic Photo HDR menawarkan 2 cara untuk proses menjadi gambar HDR yaitu single file dan multi file.
Bila penguna Dynamic Photo HDR hanya ingin merubah gambar asli dari JPG, Dynamic Photo HDR mampu meningkatkan warna dengan Color Saturation, Vivid atau menambahkan efek pada bidang fokus dan efek permukaan pada gambar dengan Dramitic light radius, Ligh Strength dan Surface Smoothness.
Contoh pada gambar dibawah ini, ketika mengambil sebuah gambar dengan kurang pencahayaan maka tampilan gambar menjadi gelap. Setelah mengunakan software Dynamic Photo HDR, gambar bisa tampil lebih baik dan seluruh pemandangan bahkan langit lebih tampil dari gambar aslinya.
Dynamic Photo HDR membuat simulasi gambar menjadi gambar baru HDR. Dan output dari software Dynamic Photo HDR seperti output JPG file.
membuat perubahan ke file HDR dengan simulasi via software. Dengan single file lebih mudah, tetapi fitur dari software Dynamic Photo HDR tidak menyediakan tone mapping untuk single file.
Cara kedua sebagai cara terbaik adalah multiple file, dengan minimal 3 buah file yang berbeda expose. Software Dynamic Photo HDR hanya perlu menerima 3 file dengan berbedaa exposure. Misalnya photographer mengambil semua bidang gambar atau pemandangan yang akan diambil oleh digital camera, pada awalnya harus mengambil 3 gambar dengan waktu berbeda dengan exposure berbeda. Biasanya digunakan tripod agar gambar tidak bergera. Hasil capture nantinya dimasukan kedalam Dynamic Photo HDR untuk digabungkan menjadi satu gambar.
Baik single file dan multi file sebenarnya sama saja, tetapi hasil yang dapat dihasilkan adalah dengan 3 gambar secara simulasi untuk menghasilkan sebuah gambar HDR.

Kemampuan software Dynamic Photo HDR

Dynamic Photo HDR tidak saja mampu mengabungkan 3 gambar dengan perbedaan exposure. Tetapi mampu merubah dan memperkaya dari warna dan efek yang ada dari sebuah gambar saja. Penguna software Dynamic Photo HDR dapat melakukan penambahan efek seperti gambar di atas.

Pentingnya Pendidikan lingkungan bagi anak sekolah.

Kalau kita pergi ke sekolah-sekolah, mulai dari SD sampai universitas, kita terus melihat pemandangan sampah yang dibuang sembarangan dimana-mana. Saya merasa anak-anak sekolah kita benar-benar tidak sadar bahwa membuang sampah dapat berakibat fatal pada lingkungan. Apalagi di Samarinda, kita selalu berpikir akan ada tukang pulung atau tukang sampah yang akan membersihkan sampah kita. Padahal jauh-jauh kita protes soal banjir, kita sendiri membuang sampah sembarangan.

Itu baru sampah. Bagaimana dengan hal-hal yang lain seperti asap kendaran bermotor, makanan yang dibuang percuma, pembelian barang-barang konsumtif yang tidak perlu, dan lainnya.

Kita harus bisa memulai mengajarkan arti lingkungan pada setiap anak mulai dari kecil. Akan tetapi sekolah serta guru-guru pun harus ikut mendukung. Bagaimana mau mengajarkan lingkungan kalau sekolah itu juga gersang, tidak ada pohon sama sekali. Paling tidak banyak sekali yang bisa kita ajarkan ke anak sekolah. Mulai dari pelajaran bercocok tanam di petak kecil saja dengan tanaman yang mudah tumbuh agar anak-anak pun bersemangat. Lalu bisa membuat kompos dari daun-daun pohon berserakan serta sisa makanan, lalu menganjurkan anak-anak agar memakai kendaraan umum atau berjalan kaki dan bersepeda ke sekolah.

Semua langkah ini kita terapkan karena lebih mudah merubah anak-anak dibandingkan orang dewasa. Anak-anak pun kalau sudah terbiasa sejak kecil maka kebiasaan tersebut bisa dibawa hingga dewasa dan ditularkan ke banyak orang. Dari semua ini, mudah-mudahan sedikit demi sedikit kita bisa memiliki masyarakat yang cinta dan peduli akan lingkungan.

Alam sebagai sumber kehidupan manusia, menyimpan di dalamnya kearipan yang tidak pernah habis untuk dipelajari sepanjang manusia hidup. Sayangnya, lingkungan dimana kita tinggal selama ini hanya dijadikan objek eksploitasi oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupya. Kerusakan alam dan lingkungan lebih disebabkan oleh keserakahan manusia yang selalu berpikir nilai ekonomi dibanding memikirkan dampak yang diakibatkannya.

Pendidikan lingkungan merupakan salah satu faktor penting dalam meraih keberhasilan dalam pengelolaan lingkungan hidup, juga menjadi sarana yang sangat penting dalam menghasilkan sumber daya manusia yang dapat melaksanakan prinsip pembangunan berkelanjutan. lbarat sebuah pelita dalam kegelapan malam, pendidikan lingkungan hadir sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian akan lingkungan. Pendidikan lingkungan tidak akan merubah situasi dan kondisi yang telah rusak menjadi baik dalam waktu sekejap, melainkan membutuhkan waktu, proses dan sumber daya.

Mengenalkan alam dan lingkungan, mengajarkan apa yang ada di dalamnya, mendidik siswa untuk mencintai dan menanamkan kesadaran untuk menjadi manusia yang bertanggungjawab terhadap alam dan lingkungannya merupakan proses yang harus ditempuh secara bertahap dalam Pendidikan Lingkungan. Strategi dan metode pembelajarannya sangat tergantung pada kebutuhan siswa dan karakeristik alam dan lingkungan dimana sekolah berada.

Belajar di alam (Out bond) bagi siswa sekolah merupakan kegiatan pembelajaran yang mendekatkan siswa terhadap alam dan lingkungan. Kalau dilakukan sejak dini, bermain di alam ini merupakan pengalaman langsung yang akan terinternalisasi dan membentuk pribadi yang cinta terhadap lingkungan

Melakukan pembelajaran di alam, tentunya tidak selalu harus mahal dengan mengunjungi tempat-tempat wisata alam, karena alam dan lingkungan di mana siswa didik berada adalah juga media pembelajaran. Misalnya, dimulai dengan lingkungan rumah dan sekolah, siswa dapat ditunjukkan berbagai masalah lingkungan serta bagaimana seharusnya mereka tinggal dan memelihara lingkungannya. Yang paling sederhana tentunya menanamkan pentingnya kebersihan dan penataan lingkungan baik rumah maupun sekolah menjadi tempat yang menyenangkan buat mereka. Untuk anak usia TK dan SD, minimal mereka diajarkan bagaimana cara membuang sampah sehingga tertanam suatu kebiasaan sampai dewasa tentang begitu pentingnya memelihara lingkungan agar tetap bersih dan sehat. Demikian pula halnya implementasi pendidikan lingkungan bagi siswa di kelas lanjutan, disesuaikan dengan usia perkembangan, pendidikan lingkungan dapat dikembangkan dengan pengenalan dan pemahaman terhadap berbagai persoalan lingkungan dalam skala yang lebih besar.

Pendidikan lingkungan sebagai pendidikan untuk menumbuhkan sikap baru terhadap komponen bumi seperti air, udara, hewan dan tumbuhan, menuntut pemikiran yang lain dan menyeluruh. Banyak aspek yang terintegrasi dalam pendidikan lingkungan, di mana anak diajak belajar dengan alam sebagai sumber sekaligus media belajarnya.

Pada akhirnya, Pendidikan lingkungan merupakan pendidikan yang membelajarkan siswa didik pada kearipan alam dan lingkungan. Kreativitas, strategi dan metode pembelajarannya harus senantiasa dikembangkan berdasarkan kebutuhan perkembangan siswa didik serta kondisi alam dan lingkungan di mana siswa berada.